Makanan Sehat Kita!

Makan gudangan tidak menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin

Lampu Ijo ato Merah, Tetep Jalan Terus…

Lampu merah adalah salah satu halangan di saat kita berkendara. Apalagi kalo kita sedang terburu-buru, trus kena lampu merah yang barusan ijo. Pasti emosi, berkata-kata kotor, pukul motor, atau pukul sampingnya (yang ini sebaiknya jangan deh.. :D). Nah, berikut saya ada cara agar mau lampu ijo ato lampu merah tak jadi masalah (kecuali traffic light tertentu). Dengan cara seperti ini, saya pernah naik motor menempuh jarak 30-an km tanpa menapakkan kaki di aspal (lha iyo, lha wong cuma bonceng, wakakakak….).  O iya, cara ini hanya berlaku untuk motor dan sepeda saja. Untuk mobil, becak, bemo, bus, atau bahkan truk,  saya tidak tau 😉

1. Untuk yang mau lurus, Caranya :

  1. Saat melaju menuju lampu merah atau perempatan khususnya, dari kejauhan kita lihat pake mata elang kita (wekekekw, bagi yg rabun gak usah deh) lampu sedang ijo ato merah. Kalo ijo jalan terus aja (semua juga tau kali), kalo merah, liat… bagian mana yang sedang jalan/ijo (kiri, depan, atau kanan kita).
  2. Jika yang jalan adalah kanan kita, ya ditunggu saja, wong sebentar lagi jalan koq. Kalo yang sedang ijo itu depan atau malah kiri kita, lakukan langkah berikutnya…
  3. Jika belok kiri jalan terus, ke no-4. Jika tidak, ke no-5.
  4. Karena ke kiri jalan terus, ke kiri saja meskipun anda mau lurus. Setelah jarak beberapa meter dari lampu merah, kita berbalik (kalo bisa jangan sampe diliat polisi, xixixi…). Lalu setelah sampe di lampu merah lagi, tinggal belok kiri, selesai.
    Begini detailnya : Jadi misal dari utara mau ke selatan-> kita belok ke timur-> lalu beberapa meter jalan-> balik ke barat-> setelah sampai lampu merah, belok kiri ke selatan (mungkin membingungkan, tapi memang iya, susah digambarkan, hduw).
  5. Jika belok kiri tidak jalan terus, anda harus belok cari gang ke kiri yang letaknya agak jauh dari lampu merah. Setelah tembus ke jalan di kiri, tinggal belok lurus lalu belok kiri seperti langkah no-4. Kalo mungkin lewat gang malah bikin lama, ya sudah ditunggu saja (wah, sami mawon), selanjutnya usahakan jangan lewat perempatan yang merepotkan begitu 😉

2. Untuk yang mau belok kanan, Caranya:

Sama seperti langkah pertama di atas, amati dari jauh…    Untuk belok kanan, saya sarankan lewat gang yang mengantar kita ke jalan sebelah kanan yang akan kita tuju. Ya, itu satu2nya cara agar gak ribet. Atau kalo mau, pakai cara belok kiri 1 per 1 seperti cara untuk lurus, tapi itu makan waktu, merepotkan, dan membahayakan.

3. Untuk yang mau belok kiri, Caranya:

Semua juga tau kan…    (whew…)

Untuk sepeda onthel (bukan motor), akan lebih mudah lagi, asal berani. Waktu lampu merah, kita ke tengah2 jalan (sampai batas kendaraan pada jalan aja, kalo telalu nengah tar ketabrak loh) lalu siap2 jalan. Saat pergantian lampu ijo kita langsung cepet2 jalan. Tentu anda paham bukan… 😦

NB:

  • Cara-cara di atas akan lebih lancar apabila anda tahu jalan2 tikus (jalan2 alternatif) dan sering melakukannya. Jadi, sering2lah mencoba, agar anda mahir.
  • Jika ada pembatas jalan, ehm…  jika anda terburu-buru, sebaiknya pilihlah jalan yang luwes dan tidak merepotkan seperti itu.
  • Hati2 terhadap polisi. Kena tilang saya tidak tanggung jawab (kaburrr….). Tapi setahu saya, itu tidak melanggar lalu lintas. Kiri jalan terus, balik, kan wajar, gak ada larang to??

Jika anda tidak sedang terburu-buru, sebaiknya santai aja, nunggu lampu merah gpp, kecuali mau neko2 ato latihan silakan. Coba bayangkan kalau semua orang seperti itu, maunya cepet, belok kiri semua, terus balek bareng2 semua, trus belok kiri lagi bareng2 semua..  waduh, lampu merah jadi tak ada artinya (hduw…). So, lakukan hanya waktu buru-buru saja 😉
Berbuat begitu boleh, asal hati-hati, dan jangan sampai merugikan orang lain 🙂

Mungkin tulisan ini terlalu wagu untuk dibahas, karena terlalu umum dan mungkin kebanyakan orang sudah tau cara ini. Tapi tak apa lah, asal nulis aja, hehe…
Semoga berguna 🙂

Iklan

Oktober 25, 2008 - Posted by | Trick | ,

8 Komentar »

  1. klo saya bawa motor, mas. terima kasih tipsnya, mas..

    Komentar oleh iam | Oktober 27, 2008

  2. Bro, aq kasi tips satu lage tuk speda yg mo jalan lurus saat lamp merah.

    1. Saat traffic light bagian dpan kita lampu hijau, kita tempatkan spda d tengah2 perempatan.

    2. Saat pgantian lampu hjau d knan kita pasti ad jeda waktu paling tdak bbrapa dtik kan. Langsung kayuh speda kita k dpan.

    mungkin sulit dibayangkan. Tp coba saja bayangkan truz, tentu sangat berguna bagi yg tdk suka mnunggu. Klo slama ini sih, saya blom perna dtangkap polisi sih…
    Tp klo suatu saat anda mlakukanny dan dtangkap. Gwe gak mw tanggung. 🙂

    Komentar oleh danzone | Oktober 29, 2008

  3. Wew… ya, itu kan sama kayak yg kutulis tentang sepeda di atas. hduw…
    Kayaknya postingan ini gak penting ya? ekekek…

    Komentar oleh kukiratakada | Oktober 29, 2008

  4. Oh anda bnar…
    Gwe kira itu cara tuk belok kiri bang. Abiz kayak kagak ad jedany sih. Knapa gak dmasukin k bag yg jalan lurus skalian aj.

    BTW postingan kayak gini ngajarin orang bbuat jelek. Makin membuat Indonesia smakin rusak aj…

    Komentar oleh danzone | Oktober 30, 2008

  5. Wekekek…. gak juga. Ini tips untuk orang buru2. Tapi bukan nyuruh gitu semua. Kalo semua orang begitu, tar lampu merah gak ada gunanya, lha wong orangnya muter ke kiri, trus balek smua, wkwkwk… lucu dibayangkan ^^

    Komentar oleh kukiratakada | Oktober 31, 2008

  6. pastinya info ente berguna buat semua..
    kadang orang suka lupa lho kalo dah di depan lampu merah:-)
    sukses ya bro

    Komentar oleh program bikin duit | November 2, 2008

  7. Nyari ‘jalan tikus’ aja, yang sepi tapih cepet. hehehe Biar panas ato ujan, merah ato ijo, yang penting gak ada orang hajatan mah lewat teruus 😀 hehehe

    Btw : Wah thom suka tuh gudangan. Rasanya wuenak sih hehehe
    Javanese blogger yak? 😀

    Komentar oleh thom | November 2, 2008

  8. Wekekek… Iya kang, saya orang java 😀
    Makasih semua, telah berkunjung kesini 😀

    Komentar oleh kukiratakada | November 3, 2008


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: